Orang-orang bertikai karena suatu perkara
Sengsaralah mereka setelah sebelumnya bahagia
saling membenci setelah saling mencinta
permusuhan menyulut api, menyala
Ketika pertikaian semakin menjadi
dan tak ada pilihan lagi selain mencabut belati
kami serahkan keputusan kepada seorang lelaki
yang masuk pertama kali
tanpa rekayasa atau janji
Kami terkejut melihat Muhammad,
lelaki tepercaya
kami katakan,
“ Kami rela engkau yang putuskan perkara ini,
wahai Muhammad,leleki tepercaya”
Senin, 16 Maret 2009
Syair Hubairah ibnu Abi Wahb al-Makhzumi
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar